MODEL PENENTUAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH UNTUK MITIGASI BENCANA KEBAKARAN PERKOTAAN DENGAN SISTEM PAKAR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

SABRILLAH TARIDALA

Abstract


Kendari City is an urban area with the smallest area and the densest population in Southeast Sulawesi Province. Fire disaster in the city of Kendari often occurs and has caused considerable losses, to claim casualties. This study aims to build a model of determining clean water network system for fire disaster mitigation in Kendari City, using Expert System approach based on Geographic Information System (GIS). The results showed that the clean water network for firefighting in Kendari City is classified into four categories, namely Very Suitable for the development of the network as much as 267 grids, Suitable for the development of 5,819 grids, Sufficient Suitable for network development of 38,493 grids, and Not Recommended for network development clean water for urban firefighting, as many as 63,257 grids. Suitable clean water network for fire disaster mitigation in Kendari City is an area close to potential water sources for outages, located in urban areas with high and very high fire risk levels and is in medium to densely populated areas, whereas urban areas is not recommended for the development of clean water network is the area prone to flood and landslide disaster, with hilly and mountainous morphology and this area is not a residential area.

Keywords : Expert System, GIS, Model, urban fire, water supply

Kota Kendari merupakan suatu kawasan perkotaan dengan luas wilayah terkecil dan jumlah penduduk terpadat di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bencana kebakaran di Kota Kendari sering terjadi dan telah menimbulkan kerugian yang cukup banyak, hingga menelan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model penentuan sistem jaringan air bersih untuk mitigasi bencana kebakaran di Kota Kendari, dengan menggunakan pendekatan Sistem Pakar (Expert System) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan air bersih untuk pemadaman kebakaran di Kota Kendari terklasifikasi dalam empat kategori, yaitu Sangat Sesuai untuk pengembangan jaringan sebanyak 267 grid, Sesuai untuk pengembangan sebanyak 5.819 grid, Cukup Sesuai untuk pengembangan jaringan sebanyak 38.493 grid, dan Tidak Dianjurkan bagi pengembangan jaringan air bersih untuk pemadaman kebakaran perkotaan, sebanyak 63.257 grid. Jaringan air bersih yang Sangat Sesuai untuk mitigasi bencana kebakaran di Kota Kendari merupakan kawasan yang dekat dengan sumber air potensial untuk pemadaman, berada pada kawasan perkotaan dengan tingkat risiko kebakaran tinggi dan sangat tinggi serta berada pada daerah hunian yang sedang hingga padat, sedangkan kawasan perkotaan yang tidak dianjurkan bagi pengembangan jaringan air bersih merupakan daerah kawasan rawan bencana banjir dan longsor, dengan morfologi berbukit dan bergunung dan kawasan ini bukan merupakan daerah hunian. 

Kata kunci : Sistem Pakar, SIG, model, kebakaran perkotaan, air bersih


Full Text:

PDF

References


Budihardjo, E., dan Sujarto, D. 1999. Kota Berkelanjutan. Penerbit Alumni. Bandung.

Chainey, S., and Ratcliffe, J. 2005. GIS and crime mapping. West Sussex. John Wiley and Sons. England.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari. 2016. Histori Kejadian Kebakaran Tahun 2012-2016 Kota Kendari. Kendari.

Durkin, J. 1994. Expert Systems Design and Development. Prentice Hall International Inc.

ISDR. 2004. Learning from today’s disasters for tomorrow’s hazards. International Strategy for Disaster Reduction. The World Conference on Disaster Reduction. Kobe. Japan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2015. The Sixth Asia-Pacific Urban Forum Conference. Jakarta.

Kim, T. J et al. 1990. Expert Systems: Applications to Urban Planning. Springer-Verlag. Department of Urban and Regional Planning, University of Illinois, Champaign. USA.

Puteri, S. M. dan Zulkaidi, D. 2014. Integrasi Kajian Risiko Perubahan Iklim ke dalam Proses Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota B SAPPK Volume 2 Nomor 3. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB. Bandung.

Yunus, H. S. 2000. Struktur Tata Ruang Kota. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/klik.v5i1.113

Copyright (c) 2018 KLIK - KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.joomla
counter View My Stats