SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYALURAN CALON TENAGA KERJA PADA BURSA KERJA KHUSUS (BKK) MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

Dhamang Mahindra Prihantoko, sutikno sutikno

Abstract


Exclusive Employment Exchange was one of important component in measuring the level of educational in Vocational High School. Exclusive Employment Exchange selecting for job seekers who have registered appropriate quota amount requested by the company. However, this time to meet the quota amount demanded by the company they were subjective, and prioritizing job seekers who registered early. Therefore, it is necessary to build a system capable of determining the candidate of labor who have qualified to participate in the selection process further more objective criteria required by the company. This system is used only for the initial selection process carried out by the Exclusive Employment Exchange. The selection process will be conducted by the company. Development of this system used Analytical Hierarchy Process methods of decision support and software development models used were linear sequential process model. This system was implemented using a web based. Exclusive Employment Exchange administrator’s as a user of this system can enter criteria, subcriteria, alternatives, and the value of the comparison criteria. The results of this system in the form of the calculation results in the form of rankings and also the value of the preferences of each alternative. In addition the test results shown that the alternative that has the highest score is the criteria of height enough, BMI Normal, program expertise Administration, the average national test scores high, year of graduation 2 to 3 years ago, aged 18 to 21 years and status married. The system can give consideration in determining the candidate of labor who can follow the selection process to the next stage which is carried out by the company.

Keywords: Decision Support Systems, Candidate of Labor, Exclusive Employment Exchange, Vocational High School, AHP

Salah satu komponen penting untuk mengukur tingkat keberhasilan pada pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu Bursa Kerja Khusus. Bursa Kerja Khusus melakukan seleksi kepada pencari kerja yang mendaftar sesuai dengan jumlah kuota yang diminta oleh perusahaan. Namun, saat ini untuk memenuhi jumlah kuota yang diminta oleh perusahaan masih bersifat subjektif, dan memprioritaskan pencari kerja yang mendaftar lebih awal. Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah sistem yang mampu menentukan calon tenaga kerja yang dinyatakan lolos untuk mengikuti proses seleksi lebih lanjut secara objektif berdasarkan kriteria yang diminta perusahaan. Sistem ini digunakan hanya untuk proses seleksi awal yang dilakukan oleh Bursa Kerja Khusus. Proses seleksi selanjutnya akan dilakukan oleh pihak perusahaan. Pembangunan sistem ini menggunakan metode pendukung keputusan yaitu Analytical Hierarchy Process, dan model pengembangan perangkat lunak yang digunakan yaitu model proses sekuensial linear. Sistem ini diimplementasikan berbasis web. Administrator Bursa Kerja Khusus sebagai pengguna sistem ini dapat memasukkan kriteria, subkriteria, alternatif, dan nilai perbandingan kriteria. Hasil dari sistem ini berupa hasil perhitungan dalam bentuk ranking dan juga nilai preferensi masing-masing alternatif. Selain itu hasil pengujian terlihat bahwa alternatif yang memiliki nilai tertinggi yaitu yang memiliki kriteria tinggi badan cukup tinggi, BMI Normal, program keahlian Administrasi, rata-rata nilai UN tinggi, tahun kelulusan 2 sampai 3 tahun lalu, usia 18 sampai dengan 21 tahun dan status sudah menikah. Sistem ini dapat memberi bahan pertimbangan dalam menentukan calon tenaga kerja yang dapat mengikuti proses seleksi ke tahap selanjutnya yang dilakukan oleh perusahaan.

Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Calon Tenaga Kerja, Bursa Kerja Khusus, Sekolah Menengah Kejuruan, AHP



Full Text:

PDF

References


Saaty, T. L. (2008). Decision Making with Analytical Hierarchy Process, International Journal Service Sciencess, 1(1), 83-98.

Anjarwati, S., & Indri, M. S. N. (2016). Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan Baru Menggunakan metode Analytical Hierarchy Process pada PD Tunas Bersama Yamansari Kabupaten Tegal, Jurnal VOI STMIK Tasikmalaya, 5(2) ,1-10.

Rianto, B. (2016). Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Studi Kasus : RB. Nilam Sari Tembilahan, Journal Of Computer Science, 2(2), 29 – 38.

Bascetin, (2007). A Decision Support System using Analytical Hierarchy Process (AHP) For The Optimal Environmental Reclamation of an Open-Pit Mine, Environmental Geology, 52(4), 663-672.

Mahdi, I.M., & Alreshaid, K. (2005). Decision Support System For Selecting The Proper Project Delivery Method Using Analytical Hierarchy Process (AHP), International Journal of Project Management, 23(7), 564-572.

Fitriyani & Helmud, E. (2016). Pemilihan Paket Internet Android Pada Operator Telepon GSM Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP), Jurnal Sistem Informasi (JSI), 8(1), 918-927.

Muttaqin & Harjoko, A. (2015). Decision Support System For Determining The Location Of Seminar, Journal of Asian Scientific Research, 5(8), 431-438.

Marimin, (2004). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Jakarta: Grasindo.

Kusrini, (2007). Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Saaty, T. L. & Vargas, L. G. (2001). Models, Methods, Concepts and Applications of the Analytical Hierarchy Process. United States of America: Kluwer Academic Publishers.

Pressman, R. S. (2001). Software Engineering: A Practitioner's Approach. 5th ed, New York: McGraw-Hill.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/klik.v5i1.125

Copyright (c) 2018 KLIK - KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.joomla
counter View My Stats